Minggu, 23 September 2012

Kalimat Majemuk (Setara, Bertingkat, Campuran)


Pengertian kalimat majemuk ( Setara, Bertingkat, campuran )

-Pengertian Kalimat Majemuk Setara

Kalimat majemuk setara adalah penggabungan dua kalimat tunggal atau lebih dan tiap-tiap unsurnya mempunyai kedudukan yang sama. Ada tiga macam hubungan semantis dalam kalimat majemuk setara.

Jenis Hubungan Kalimat majemuk setara

1. Hubungan penjumlahan kalimat majemuk setara
Hubungan yang menyatakan penjumlahan atau gabungan kegiatan, keadaan, peristiwa, atau proses. Hubungan penjumlahan ini ditandai dengan kata penghubung dan, serta, baik. . . maupun.

Contoh Hubungan penjumlahan kalimat majemuk setara:
Ia baik hati dan suka menolong teman yang mengalami kesusahan.

2. Hubungan perlawanan kalimat majemuk setara
Hubungan yang menyatakan bahwa yang dinyatakan dalam klausa pertama berlawanan dengan yang dinyatakan dalam klausa kedua. Klausa pertama berlawanan atau tidak sama dengan yang dinyatakan dalam klausa kedua. Hubungan perlawanan ini ditandai kata penghubung tetapi, melainkan.

Contoh Hubungan perlawanan kalimat majemuk setara:
Adikku belum bersekolah, tetapi dia sudah pandai membaca.

3. Hubungan pemilihan kalimat majemuk setara
Hubungan yang menyatakan pilihan di antara dua kemungkinan atau lebih yang dinyatakan oleh klausa-klausa yang dihubungkan. Hubungan pemilihan ini ditandai kata penghubung atau.

Contoh Hubungan pemilihan kalimat majemuk setara:
Saya datang ke rumahmu atau kamu datang ke rumah Andi.
alam yang nasibnya malang itu.


- Pengertian Kalimat Majemuk Bertingkat
Kalimat majemuk bertingkat yaitu penggabungan dua kalimat atau lebih kalimat tunggal yang kedudukannya berbeda. Di dalam kalimat majemuk bertingkat terdapat unsur induk kalimat dan anak kalimat. Anak kalimat timbul akibat perluasan pola yang terdapat pada induk kalimat.

Jenis Hubungan Kalimat majemuk bertingkat

1. Hubungan waktu kalimat majemuk bertingkat
Kata penghubung yang digunakan adalah sejak, semenjak, sedari, ketika, sebelum, sesudah, hingga, sementara, seraya, tatkala, selama, selagi, serta, sambil, seusai, sesudah, setelah, sehabis, sampai, hingga.
Contoh:
Sejak anak-anak, saya sudah terbiasa hidup sederhana.

2. Hubungan syarat kalimat majemuk bertingkat
Kata penghubung yang digunakan adalah seandainya, andaikata, bilamana.
Contoh:
a. Jika Anda mau mendengarkannya, saya akan bercerita.
b. Pembangunan balai desa ini akan berjalan lancar andaikata seluruh warga mau berpartisipasi.

3. Hubungan tujuan kalimat majemuk bertingkat
Kata penghubung yang digunakan adalah agar, agar supaya, supaya, dan biar.
Contoh:
Saya mengerjakan tugas itu sampai malam agar besok pagi dapat mengumpulkannya.

4. Hubungan konsesif kalimat majemuk bertingkat
Kata penghubung yang digunakan adalah walaupun, meskipun, kendatipun, sungguhpun.
Contoh:
Walaupun hatinya sedih, ibu itu tidak mau menangis di hadapan anakanaknya.

5. Hubungan perbandingan kalimat majemuk bertingkat
Kata penghubung yang digunakan adalah seperti, ibarat, bagaikan, laksana, alih-alih.
Contoh:
Bu Tati menyayangi kemenakannya seperti beliau menyayangi anakanaknya.

6. Hubungan penyebaban kalimat majemuk bertingkat
Kata penghubung yang digunakan adalah sebab, karena.
Contoh:
Rencana penyelenggaraan pentas seni di sekolah saya ditunda karena para pengisi acara belum siap.

7. Hubungan akibat kalimat majemuk bertingkat
Kata penghubung yang digunakan adalah sehingga, sampai, maka.

Contoh:
Pada saat ini harga buku memang sangat mahal sehingga kami tidak sanggup membelinya.

8. Hubungan cara kalimat majemuk bertingkat
Kata penghubung yang digunakan adalah dengan.
Contoh:
Ia merangkai bunga-bunga itu dengan penuh konsentrasi.

9. Hubungan sangkalan kalimat majemuk bertingkat
Kata penghubung yang digunakan adalah seolah-olah, seakan-akan.
Contoh:
Anak itu diam saja seolah-olah dia tidak melakukannya.

10. Hubungan kenyataan kalimat majemuk bertingkat
Kata penghubung yang digunakan adalah padahal, sedangkan.
Contoh:
Dia pura-pura tidak tahu, padahal dia tahu banyak hal.

11. Hubungan hasil kalimat majemuk bertingkat
Kata penghubung yang digunakan adalah makanya.
Contoh:
Wajah Tono cemberut, makanya saya takut untuk mendekatinya.

12. Hubungan penjelasan kalimat majemuk bertingkat
Kata penghubung yang digunakan adalah bahwa.
Contoh:
Ia tidak tahu bahwa ayahnya seorang karyawan teladan.

13. Hubungan atributif kalimat majemuk bertingkat
Contoh:
a. Bibi saya yang tinggal di Surabaya bulan depan menunaikan ibadah haji.
b. Kita perlu memberikan sumbangan kepada para korban bencana.

- Pengertian Kalimat Majemuk Campuran
Kalimat majemuk campuran yaitu gabungan antara kalimat majemuk setara dan kalimat majemuk bertingkat. Sekurang-kurangnya terdiri dari tiga kalimat.
Contoh:
  1. - Toni bermain dengan Kevin.
- Rina membaca buku di kamar kemarin.
- Ketika aku datang ke rumahnya.
Toni bermain dengan Kevin, dan Rina membaca buku di kamar, ketika aku datang ke rumahnya. (kalimat majemuk campuran)
  1. - Harry memakai jubah
- Hermione bersembunyi di toilet
- Lord Voldemort mengetuk pintu
Harry memakai jubah dan Hermione bersembunyi di toilet ketika Lord Voldemort mengetuk pintu.
  1. - Ayah memberitahukan berita itu.
- Aku mendapat juara pertama.
- Ibu sangat terkejut.
Ayah memberitahukan bahwa aku mendapat juara pertama dan ibu sangat terkejut.





  1. 1.      Pengertian kalimat majemuk ( Setara, Bertingkat, campuran )

-Pengertian Kalimat Majemuk Setara

Kalimat majemuk setara adalah penggabungan dua kalimat tunggal atau lebih dan tiap-tiap unsurnya mempunyai kedudukan yang sama. Ada tiga macam hubungan semantis dalam kalimat majemuk setara.

- Pengertian Kalimat Majemuk Bertingkat
Kalimat majemuk bertingkat yaitu penggabungan dua kalimat atau lebih kalimat tunggal yang kedudukannya berbeda. Di dalam kalimat majemuk bertingkat terdapat unsur induk kalimat dan anak kalimat. Anak kalimat timbul akibat perluasan pola yang terdapat pada induk kalimat.
- Pengertian Kalimat Majemuk Campuran
Kalimat majemuk campuran yaitu gabungan antara kalimat majemuk setara dan kalimat majemuk bertingkat. Sekurang-kurangnya terdiri dari tiga kalimat.

  1. 2.      Contoh Kalimat majemuk ( Setara, Bertingkat, campuran ) 

  • Contoh Kalimat Majemuk Setara
-Saya menyapu dan adik mencuci.
-Rumah itu bagus dan besar.
-rumah itu bagus, tetapi pekarangannya tak terpelihara.
  • Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat
- Saya mengerjakan tugas itu sampai malam agar besok pagi dapat mengumpulkannya.
- Walaupun hatinya sedih tetapi ibu tidak mau menangis di hadapan anakanaknya.
- Sejak anak-anak, saya sudah terbiasa hidup sederhana.
- Saya mengerjakan tugas itu sampai malam agar besok pagi dapat mengumpulkannya.

  • Contoh Kalimat Majemuk Campuran
- Toni bermain dengan Kevin.
- Rina membaca buku di kamar kemarin.
- Ketika aku datang ke rumahnya.
Toni bermain dengan Kevin, dan Rina membaca buku di kamar, ketika aku datang ke rumahnya. (kalimat majemuk campuran)
- Harry memakai jubah
- Hermione bersembunyi di toilet
- Lord Voldemort mengetuk pintu
Harry memakai jubah dan Hermione bersembunyi di toilet ketika Lord Voldemort mengetuk pintu.
- Ayah memberitahukan berita itu.
- Aku mendapat juara pertama.
- Ibu sangat terkejut.
Ayah memberitahukan bahwa aku mendapat juara pertama dan ibu sangat terkejut.

7 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Thank buat contohnya tapi kurang banyak

    BalasHapus
  3. TQ Dengan contohnyA GAn , lain kali buat banyak KK

    BalasHapus
  4. cukup membantu informasi yang diberikan dan harapannya agar lebih banyak lagi contoh yang dibuat dengan menggunakan bermacam - macam konjungsinya. Trimakasih.

    BalasHapus